MENGENAL ANATOMI TUBUH
MANUSIA
YANG ADA DI PP
IPTEK
Karya Tulis
Disusun Sebagai Salah
Satu Syarat Menempuh Ujian Nasional
Tahun Pelajaran
2014/2015

Disusun
Oleh :
1.
Isfaatun
Saniyah IX A/NIS 2827
2.
Nungky
Dwi Widianto IX A/NIS 2831
3.
Rakhmatul
Aini IX A/NIS 2832
4.
S.D.Y
Christvando IX
A/NIS 2836
5.
Rizala
Adam Tara IX A/NIS 2837
SEKOLAH
MENENGAH PERTAMA
(SMP) NEGERI 2
BANYUBIRU
KABUPATEN
SEMARANG
2014/2015
hari :...........................
tanggal :...........................
Mengesahkan:
Kepala
Sekolah Pembimbing
Sri Mulyati, S.Pd. Budiyanti, S. Pd
NIP. 19970225 200012 2 001 NIP. 196 20712 198402009
PERSEMBAHAN
Karya tulis ini
kami persembahkan kepada:
1.
Ibu Sri Mulyati, selaku Kepala SMP Negri 2 Banyubiru.
2.
Ibu Budiyanti,
S.Pd ,selaku pembimbing I
yang membimbing pembuatan karya tulis ini.
3.
Ibu Dra. Sri Rahayu
S.Pd, selaku wali kelas IX B.
4.
Pihak pengelola objek wisata,
yang telah mengizinkansekolah
kami untuk mengadakan penelitian di instansi atauobjek yang beliau kelola.
5.
Bapak/ibu Guru serta Karyawan SMP N 2
Banyubiru.
6.
Teman-teman kelas IX pada khususnya dan adik- adik kelas,
baik kelas VII maupun kelas
VIII.
7.
Orang tua kami yang selalu mendukung usaha dan upaya
kami.
8.
Semua pihak
yang telah membantu memperlancar penyelesaian karya tulis ini.
MOTTO
Motto hidup kelompok
kami adalah:
1.
Kegagalan adalah awal dari keberhasilan yang tertunda.
2.
Dimana ada kemauan, disitu pasti ada jalan.
3.
Buku adalah gudang ilmu.
4.
Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina.
5.
Jangan pernah menyerah pada keadaan.
6.
Restu dari orang tua adalah yang utama.
7.
Jujur adalah kunci keberhasilan.
8.
Tak pernah sia-sia jika kita mau berusaha.
KATA
PENGANTAR
Puji syukur
kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas limpahan rahmat dan
karunia-Nya kami dapat menyelesaikan karya tulis yang berjudul “Mengenal Sejarah Anatomi Tubuh di PP IPTEK Jakarta”
ini dengan baik. Sebagai wujud rasa syukur kami hanya bisa mengucapkan
Alhamdulillah Hirabilalamin.
Adapun
maksud dan tujuan kelompok kami menyusun karya tulis ini diantaranya adalah
sebagai salah satu syarat menempuh Ujian Nasional di SMP Negeri 2 Banyubiru
Tahun Pelajaran 2014/2015. Disamping sebagai salah satu tugas wajib mata
pelajaran Bahasa Indonesia untuk memenuhi Standar Kompetensi ketrampilan
menulis ilmiah, penyusunan karya tulis ini juga memberikan pengalaman nyata
lewat belajar secara langsung pada objek yang dijadikan pembelajaran sekaligus
mempraktikkan teori menulis dari mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Pada
kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang
telah membantu menyelesaikan karya tulis ini, baik sejak perencanaan hingga
karya tulis ini dapat terwujud. Adapun terima kasih ini kami sampaikan kepada :
1. Ibu
Dra. Sri Rahayu, S.Pd, selaku wali
kelas IX B, yang telah memotivasi kelompok kami untuk segera menyelesaikan karya tulis ini.
2. Pihak pengelola objek wisata, yang telah memberikan izin
pada sekolah kami untuk mengadakan penelitian di objek yang beliau kelola.
3. Kedua orang tua kami yang telah memberikan baik bekal
mental dan material sehingga memperlancar penulisan karya tulis ini.
4. Bapak \ Ibu Guru serta karyawan SMP Negeri 2 Banyubiru,
yang telah mendorong dan memberikan dukungan moral kepada kami.
5. Teman-teman kelas IX pada khususnya dan adik-adik kelas,
baik kelas VII maupun kelas VIII.
6. Semua pihak yang tidak mungkin penulis sebutkan satu
persatu yang telah membantu menyelesaikan karya tulis ini.
7. Ibu
Sri Mulyati, S.Pd, selaku Kepala SMP
Negeri 2 Banyubiru, yang telah memberikan izin kepada kami untuk melakukan
karya wisata ke objek-objek wisata yang terdapat di
Jakarta.
8. Ibu Budiyanti, S.Pd, selaku pembimbing karya tulis dengan
sabar dan bijaksana memberikan bimbingan dan arahan kepada kami dalam membuatan
karya tulis ini.
Semoga amal beliau mendapat imbalan yang setimpal dari
Tuhan Yang Maha kuasa
Penulis menyadari segala upaya telah penulis lakukan
namun penulis yakin kekurangan dan kelemahan
masih terjadi di sana-sini. Oleh karena itu pada kesempatan ini penulisan mohon dengan
sangat kritik dan sran dari para pembaca yang budiman agar penulis dapat
menyusun karya yang baik di waktu yang akan mendatang.
Banyubiru,
Desember 2009
Penyusun
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL…………………………………………………………………...…i
HALAMAN
PENGESAHAN……………………………………………………………ii
HALAMAN
PERSEMBAHAN…………………………………………………………iii
HALAMAN MOTTO………………………………………………………………….…iv
KATA
PENGANTAR………………..……………………………………………….….v
DAFTAR ISI……………………………………….…………………………................vii
BAB I : PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang Masalah………………………………………………….……...……...1
B.
Rumusan Masalah…………………………...…………………….…..………….…......3
C.
Tujuan Penelitian………………………..…………….………..……….……................3
D.
Manfaat Penelitian ……………………………...………….…...….….……….……….4
E.
Lokasidan Waktu Penelitian……………………………….....…..……………….…….5
F.
Metodologi Penelitian…………………………..……………...…..…………….……..5
G.
Sistematika Penelitian…………………………….……………....……………….……6
BAB II : HASIL PENELITIAN..............................................................................7
BAB III : PENUTUP
A.
Simpulan.......................................................................................................................30
B.
Penutup.........................................................................................................................30
DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN-LAMPIRAN
BAB II
HASIL PENELITIAN
A. Sejarah
Perkembangan Anatomi Tubuh Manusia
1.
Anatomi Kuno
Masa ini dimulai setidaknya pada
permulaan tahun 1600 SM, saat dikeluarkannya papirusAnatomi oleh ilmuwan peradaban Mesir Kuno. Pada saat itu telah dapat dikenali
beberapa organ Anatomi dan
pengetahuan dasar akan pembuluh
darah.
Hippokrates adalah ilmuwan kedokteran Yunani Kuno yang karyanya
masih diakui hingga sekarang. Ia adalah seorang dokter pada akhir abad ke-6 SM atau awal abad ke-5
SM. Hippokrates telah dapat memahami ilmu dasar mengenai Sistem rangka dan Otot, dan awal pemahaman lebih dalam akan
kerja organ seperti ginjal. Namun, banyak
karya lainnya yang didasarkan pada spekulasi bukan pada penelitian keilmuan.
Pada abad ke-4 SM, Aristoteles memulai penelitian yang lebih baik mengenai sistem tubuh
melalui pembedahan tubuh hewan. Ia berhasil membedakan pembuluh balik (vena) dengan pembuluh nadi (arteri) dan hubungan organ-organ yang
lebih akuratPenggunaan tubuh mati manusia atau mayat untuk penelitian ilmu anatomi dimulai
pada abad ke-4 SM, saat Herophilos dan Erasistratus mempertunjukkan.
pembedahan
mayat di Iskandariyah di bawah bantuan Dinasti Ptolemais. Herophilos adalah orang yang pertama kali mengembangkan
ilmu anatomi berdasarkan struktur asli tubuh manusia.
Ilmuwan yang cukup penting dalam masa anatomi kuno adalah
Galen (abad ke-2 M). Ia banyak mengumpulkan
ilmu-ilmunya dari ilmuwan terdahulu dan banyak memahami fungsi organ dengan
melakukan pembedahan hidup-hidup pada hewan. Banyak koleksi gambar anatominya
berdasarkan anatomi anjing, dan dianggap
sebagai “Gray’s Anatomy” pada dunia kuno selama 1500 tahun. Karya-karya aslinya
banyak yang hilang, dan kebanyakan hanya diketahui oleh Dokter pada masa Renaisans. Oleh karena larangan Agama untuk pembedahan manusia hidup-hidup,
Galen menganggap struktur anatomi manusia serupa dengan anatomi Anjing.
2.
Zaman Pertengahan Hingga Awal Anatomi Modern
Kemajuan kecil pada ilmu anatomi terjadi setelah
kejatuhanKekaisaran Romawi. Ilmuwan Bangsa Arab banyak memberi kemajuan bagi ilmu
lainnya, tetapi tidak dengan ilmu anatomi karena berbagai larangan dan tabu.
Setelah masa Galen, terjadi perkembangan anatomi di Bologna pada abad ke-14 hingga abad ke-16.
Para imuwan mempelajari lebih lanjut hal-hal yang mereka bisa temukan pada mayat. Akhirnya, mereka dapat memahami lebih
baik lagi mengenai fungsi organ tubuh. Ahli anatomi yang cukup berperan pada
masa ini adalah Mondino de Liuzzi dan Alessandro Acillini
Pada abad ke-16, Vesalius menerbitkan gambar-gambar anatominya dari hasil
perjalanan Leuven hingga Padua dengan cara membedah korban eksekusi
gantung. Ia berhasil menunjukkan perbedaan besar mengenai gambaran anatomis
tubuh manusia dengan anjing (Gambaran Galen).
Ilmuwan pada abad ke-16 dan 17, berhasil memahami
mengenai sistem sirkulasi, penemuan
katup pada pembuluh balik, aliran darah dari ventrikel jantung kiri ke kanan,
dan vena hepatika yang
diidentifikasi berbeda dengan sistem sirkulasi lainnya. Begitu pula dengan
penemuan sistem limfatik.
3. Anatomi abad
ke-17 dan 18
Ilmu anatomi berjaya pada abad ke-17 dan 18. Dengan
hadirnya perusahaan pencetakan, pertukaran ide dan pendapat dapat dengan
mudahnya dilakukan di seluruh
Eropa. Sejak ilmu anatomi berkonsentrasi pada penelitian dan penggambaran,
ketenaran ahli anatomi pasti sebanding dengan mutu kemampuan menggambarnya,
daripada kemampuan bahasa latin.
Banyak seniman ternama yang turut mempelajari anatomi,
melakukan pembedahan, dan menerbitkan gambarnya untuk uang, dari Michaelangelo
hingga Rembrant. Untuk pertama kalinya, Universitas terkemuka
membuka jurusan anatomi melalui penggambaran. Namun, hambatan kadang kali
datang dari kalangan Gereja.
Walaupun masa ini adalah masa panen bagi ilmuwan, namun
dapat berbahaya, seperti yang dialami oleh Galileo Galilei. Beberapa ilmuwan takut untuk bergerak
seperti Descartes. Walaupun
semua dokter setuju bahwa ilmu anatomi akan mendukung perkembangan ilmu
kedokteran, hanya ahli anatomi tertentu dan berijin saja yang boleh melakukan
pembedahan. Pembedahan biasanya didukung oleh dewan kota dan selalu mematok
pemungutan biaya. Banyak kota-kota di Eropa seperti Amsterdam, London, Kopenhagen, Padua, dan Paris memiliki ahli anatomi kerajaan yang
terikat dengan pemerintah setempat. Walaupun pembedahan sangat sulit dilakukan,
tetapi menghadiri pembedahan adalah hal yang legal. Hal ini membuat banyak
mahasiswa anatomi mengembara berkeliling Eropa.
Banyak masyarakat Eropa, yang tertarik akan ilmu anatomi,
menuntut ilmu ke Italia sebagai pusat
pendidikan ilmu anatomi. Hanya di Italia beberapa penelitian penting dilakukan
seperti pembedahan pada tubuh wanita.
Realdo Colombo dan Gabriele Fallopio adalah murid dari Vesalius (ahli anatomi abad ke-16). Colombo,
yang akhirnya menjadi Profesor di Roma, banyak melakukan perkembangan pada
anatomi tulang, memperbaiki fakta mengenai bentuk dan ruangan jantung, pembuluh nadi paru-paru, aorta dan katup-katupnya, penggambaran baru tentang
otak dan pembuluhnya, pembetulan mengenai
pemahaman bagian dalam telinga, dan mengenai
ruangan pada laring.
4. Anatomi abad
ke-19
Pada
abad ke-19, banyak ilmuwan yang memberikan gambaran anatomi lebih
mendalam dibandingkan abad sebelumnya. Selain itu, dikembangkan pula ilmu
mengenai anatomi mikro yaitu Histologi pada manusia
dan hewan. Penelitian anatomi berkembang dimana-mana dengan Inggris sebagai pusatnya.
Permintaan akan mayat semakin meningkat. Untuk itu
berbagai cara dilakukan, bahkan pembunuhan. Melihat perkembangan yang tidak
baik ini, parlemen Inggris mengeluarkan Undang-undang Anatomi 1832, yang
memberikan batas-batas hukum untuk penyediaan jenazah. Pembatasan ini membuat
dimulainya pengerjaan sebuah buku teks ilmu anatomi yang akhirnya terkenal, Gray’s Anatomy.
5.
Anatomi Modern
Penelitian anatomi pada ratusan tahun lalu banyak
membantu perkembangan pemahaman pada ilmu-ilmu baru seperti Biologi molekuler. Berbagai perkembangan juga terjadi
pada alat-alat canggih untuk memahami tubuh manusia (terutama tubuh hidup),
yakni melalui alat MRI dan pemindaian CAT.
B. Peraturan
Anatomi Tubuh Manusia di Indonesia
Pemerintah Indonesia
mengeluarkan Peraturan Pemerintah Tentang Bedah Mayat Klinis dan Bedah Mayat
Anatomis serta Transplantasi Alat dan atau JaringanTubuhManusia pada tahun 1918. Hal ini dilakukan untuk menjaga dan
menghormati jenazah sebagai peninggalan manusia.
Bedah mayat
klinis yang dimaksud adalah tindakan Otopsi yang dilakukan untuk mengetahui sebab kematian pasien
atau dalam kasus kriminal, dan memperoleh pengetahuan yang dianggap perlu.
Bedah mayat anatomis adalah bedah mayat dalam rangka pendidikan.
C. Pengertian
Manusia Secara Umum dan Para Ahli
1. NicolausD.&A. Sudiarja
Manusia
adalah bhineka, tetapi tunggal. Bhineka karena ia adalah jasmani dan rohani
akan tetapi tunggal karena jasmani dan rohani merupakan satu barang
2. Abineno J.I
Manusia
adalah “tubuh yang berjiwa” dan bukan “jiwa abadi yang berada atau yang
terbungkus dalam tubuh yang fana”
3. Upanisads S.
Manusia
adalah kombinasi dari unsur-unsur roh (atman), jiwa, pikiran, dan prana
ataubadan fisik
4. I Wayan Watra
Manusia
adalah mahluk yang dinamis dengan trias dinamikanya, yaitu cipta, rasa dan
karsa
5. Omar Muhammad Al-Toumy Al-Syaibany
Manusia
adalah mahluk yang paling mulia, manusia adalah mahluk yang berfikir, dan
manusia adalah mahluk yang memiliki 3 dimensi.
6. Erbe Sentanu
Manusia
adalah mahluk sebaik-baiknya ciptaan-Nya.
Bahkan bisa dikatakan bahwa manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling sempurna
dibandingkan dengan mahluk yang lain
7. Paula J. C &Janet W. K
Manusia
adalah mahluk terbuka, bebas memilih makna dalam situasi, mengemban tanggung
jawab atas keputusan yang hidup secara kontinu serta turut menyusun pola
berhubungan dan unggul multidimensi dengan berbagai kemungkinanan.
Tubuh manusia diancam proses penuaan
dan penyakit. Ilmu Pengobatan adalah ilmu pengetahuan
yang menelusuri metode penjagaan kesehatan
tubuh.
D. Pengertian
Anatomi Tubuh Manusia
Anatomi adalah ilmu yang mempelajari
tentang struktur tubuh manusia,berasal dari bahasa yunani “ana”yang berarti
habis atau keatas dan “tomos” yang berarti memotong atau mengiris.Maksudnya
anatomi adalah ilmu yang mempelajari struktur tubuh(manusia) dengan cara
nenguraikan tubuh(manusia)menjadi bagian yang lebih kecil kebagian yang paling
kecil,dengan cara memotong atau megiris tubuh (manusia)
kemudiandiangkat,dipelajari,dandiperiksamenggunakanmikroskop.
Anatomi dibagi menjadi dua bagian
yaitu
1. Anatomi Macroscopia,dan
2. Anatomi Microscopia.
Anatomi yang akan diajarkan untuk
memperdalam atau untuk memahami ilmu gerak adalah anatomi macroscopia
yang tergolong dalam anatomi systematica yang meliputi Osteologi,arthrologi dan
mmyologi,dan anatomi regionale yang meliputi Regio membri superioris (anggota
gerak atas),Regio membri inferioris (anggota gerak bawah),Regio
thoracalis(dada) dan Regio abdominalis(perut).
Ilmu Anatomi adalah ilmu pengetahuan
yang mempelajari kronologi masalah anatomi mulai dari kejadian pemeriksaan
kurban persembahan pada masa purba hingga analisa rumit akan bagian-bagian
tubuh oleh para ilmuwan modern. Dalam perkembangannya, manusia kian memahami
fungsi-fungsi dan struktur tubuh melalui ilmu anatomi.Metode pemeriksaan selalu
berkembang, dari pemeriksaan tubuh hewan, pembedahan mayat, sampai ke
teknik-teknik kompleks yang dikembangkan pada satu abad terakhir.
Masa ini dimulai setidaknya pada
permulaan tahun 1600 SM, saat dikeluarkannya papirus ilmu anatomi oleh ilmuwan
peradaban Mesir kuno. Pada saat itu telah dapat dikenali beberapa organ dan
pengetahuan dasar akan pembuluh darah.
Hippokrates adalah ilmuwan
kedokteran Yunani kuno yang karyanya masih diakui hingga sekarang.Ia adalah
seorang dokter pada akhir abad ke-6 SM atau awal abad ke-5 SM. Hippokrates
telah dapat memahami ilmu dasar mengenai sistem rangka dan otot, dan awal
pemahaman lebih dalam akan kerja organ seperti ginjal. Namun, banyak karya
lainnya yang didasarkan pada spekulasi bukan pada penelitian keilmuan.
Pada abad ke-4 SM, Aristoteles memulai penelitian yang lebih
baik mengenai sistem tubuh melalui pembedahan tubuh hewan.Ia berhasil
membedakan pembuluh balik (vena) dengan pembuluh nadi (arteri) dan hubungan
organ-organ yang lebih akurat
E. Susunan
Anatomi Tubuh Manusia
1. Sistem Kerangka
a. Kerangka
tubuh manusia
terdiri dari susunan berbagai macam tulang yang
satusamalainnyasalingberhubungan, terdiridari:
1)
Tulangkepala:
8 buah
2)
Tulang
kerangka dada: 25 buah
3)
Tulang
wajah: 14 buah
4)
Tulang
belakang dan pinggul: 26 buah
5)
Tulang
telinga dalam: 6 buah
6)
Tulang
lengan: 64 buah
7)
Tulang
lidah: 1 buah Tulang kaki: 62 buah
b. Fungsikerangkaantara lain:
1)
menahanseluruhbagian-bagiantubuh
agar tidak rubuh
2)
melindungi
alat tubuh yang halus seperti otak, jantung, dan paru-paru
3)
tempat
melekatnya otot-otot
4)
untuk
pergerakan tubuh dengan perantaraan otot
5)
tempat
pembuatan sel-sel darah terutama sel darah merah
6)
memberikanbentukpadabangunantubuhbuah
c. Gelang bahu
Adalah persendian yang menghubungkan lengan
dengan badan. Pergelangan ini mempunyai mangkok sendi yang tidak sempurna oleh
karena bagian belakangnya terbuka.
Gelang bahu terdiri atas tulang
selangka yang melengkung berupa huruf S, dan tulang belikat yaitu sebuah tulang
ceper berbentuk segi tiga.
Gelang bahu berhubungan dengan
rangka batang badan hanya pada satu tempat saja.Ujung sebelah tengah tulang
selangka dihubungkan dengan pinggir atas tulang dada oleh sendi
dada-selangka.Ujung sebelah luar tulang selangka berhubungan dengan dengan
sebuah taju tulang belikat (ujung bahu) dengan perantaraan sendi akromioklavikula.
d. Sendi
lutut
Ujung bawah tulang paha mempunyai
dua buah benjol sendi yang bertopang pada bidang atas tulang kering.Dengan
demikian terbentuklah sebuah sendi yang dinamakan sendi lutut. Pada dinding
depan sendi lutut terdapat tempurung lutut.
2. Sistem Otot
Otot punggung sejati merupakan dua buah jurai yang amat rumit susunannya,
terletak di sebelah belakang kanan dan kiri tulang belakang, mengisi ruang
antara taju duri dan taju lintang. Otot-otot punggung sejati itu hampir sama
sekali tertutup oleh otot-otot punggung sekunder yang sebenarnya termasuk
otot-otot anggota gerak atas dan bawah. Kedua jurai otot tersebut dinamakan
penegak batang badan dan amat penting artinya untuk sikap dan gerakan tulang
belakang.
3. Sistem Peredaran darah
Jantung
berbentuk runjung yang terbalik letaknya. Letak jantung dalam tubuh sedemikian
rupa sehingga ujung runjung tersebut (ujung jantung) mengarah ke bawah, ke
depan dan ke kiri. Basis jantung mengarah ke atas, ke belakang dan sedikit ke
kanan.Pada basis jantung inilah berhimpun aorta, batang nadi paru-paru, batang
pembuluh balik atas dan bawah beserta ke dua (atau empat pembuluh balik
paru-paru).
Bagian
dalam jantung terdiri atas 4 ruang: serambi kiri, bilik kiri, serambi kanan dan
bilik kanan. Serambi kiri dan bilik kiri satu sama lain berhubungan, demikian
juga serambi kanan dan bilik kanan. Bagian kiri jantung dipisahkan dari bagian
kanan oleh sekat rongga jantung.
4. Sistem Pernapasan
Paru – paru
merupakan sebuah alat tubuh yang sebagian besar terdiri dari gelembung
(gelembung hawa/alveoli).Gelembung-gelembung hawa terdiri dari sel-sel epitel
dan endotel.Banyaknya gelembung paru-paru kurang lebih 700.000.000 buah
(paru-paru kanan dan kiri).
Paru-paru terletak pada rongga dada.
Pada rongga dada tengah terletak paru-paru sedangkan pada rongga dada depan
terletak jantung.
Paru-paru terdiri dari dua bagian
yaitu paru-paru kanan dan paru-paru kiri.Paru-paru kanan terbagi atas tiga
belah paru (lobus) yaitu belah paru atas, belah paru tengah dan belah paru
bawah.Paru-paru kiri terbagi atas dua belah paru yaitu belah paru atas dan
belah paru bawah.
5. Sistem Indera
a.
Alat Penglihatan
Alat
penglihatan terdiri atas bola mata, saraf penglihatan, dan alat-alat tambahanmata.
Bola mata berbentuk bulat, hanya bidang depannya menyimpang dari bentuk bola
sempurna karena selaput bening lebih menonjol ke depan. Ini terjadi karena
bagian ini lebih melengkung dari pada bagian lain bola mata. Titik pusat bidang
depan dan bidang belakang dinamakan kutub depan dan kutub belakang. Garis penghubungnya adalah
sumbu mata atau sumbu penglihat.
Bola mata
dapat dibedakan dinding dan isinya.Dindingnya terdiri atas tiga lapis. Lapis
luar adalah selaput keras, yang di depan beralih menjadi selaput bening. Lapis
tengah dinamakan selaput koroid yang melapisi selaput keras dari dalam. Ke
depan selaput koroid tidak mengikuti selaput bening. Di tempat peralihan
selaput koroid dan selaput pelangi terdapat bentuk yang lebih tebal dan
dikenal sebagai badan siliar. Di tengah selaput pelangi ada lubang yang disebut
manik mata.
b. Alat Pendengaran
Alat
pendengaran terdiri atas pendengar luar, pendengar tengah dan pendengar dalam.
Pendengar luar terdiri atas daun telinga
dan liang telinga luar. Daun telinga adalah
sebuah lipatan kulit yang berupa rangka
rawan kuping kenyal. Bagian luar liang telinga luar berdinding rawan,
bagian dalamnya mempunyai dinding tulang. Ke sebelah dalam liang
telinga luar dibatasi oleh selaput gendangan terhadap rongga gendangan.
Pendengar
tengah terdiri atas rongga gendangan yang berhubungan dengan tekak
melalui tabung pendengar Eustachius. Dalam rongga gendangan terdapat
tulang-tulangpendengar, yaitu martil, landasan dan sanggurdi. Martil
melekat pada selaput gendangan dan dengan sebuah sendi kecil
juga berhubungan dengan landasan. Landasan mengadakan hubungan
dengan sanggurdi melekat pada selaput yang menutup tingkap jorong pada dinding
dalam rongga gendangan.
c. Kulit
Kulit
terbagi atas kulit ari dan kulit jangat. Kulit ari terdiri atas beberapa lapis,
yang teratas adalah lapis tanduk yang terdiri atas sel-sel gepeng,
sedangkan lapis terdalam disebut lapis benih yang senantiasa membuat
sel-sel epitel baru.
Kulit
jangat berupa jaringan ikat yang mengandung pembuluh-pembuluh darah
dan saraf-saraf. Tonjolan kulit jangat berupa jari ke dalam kulit ari dikenal
dengan papil kulit jangat. Di dalamnya terdapat kapiler darah dan limfe serta
ujung-ujung saraf dengan badan-badan perasa
6.
SistemUrinaria
a.
Ginjal
Ginjal adalahsuatu kelenjar berbentuk seperti kacang yang terletak pada dinding belakang rongga perut setinggi ruas-ruas tulang belakang sebelah atas, ginjal kiri letaknya lebih tinggi daripada ginjal kanan. Sisi ginjal yang menghadap ke dalam berbentuk cekung. Di sini masuk nadi ginjal (dari aorta) ke dalam ginjal. Nadi ini bercabang-cabang dalam jaringan ginjal.
Ginjal adalahsuatu kelenjar berbentuk seperti kacang yang terletak pada dinding belakang rongga perut setinggi ruas-ruas tulang belakang sebelah atas, ginjal kiri letaknya lebih tinggi daripada ginjal kanan. Sisi ginjal yang menghadap ke dalam berbentuk cekung. Di sini masuk nadi ginjal (dari aorta) ke dalam ginjal. Nadi ini bercabang-cabang dalam jaringan ginjal.
b.
Kandung
Kemih
Kandung kemih
merupakan tempat berkumpulnya semua air kemih yang terpancar dari saluran
ginjal. Dinding kandung kemih yang terdiri atas jaringan otot polos
dapat menyesuaikan diri terhadap
banyaknya air kemih di dalam kandung kemih, karena dapat mengendor
apabila diisi perlahan-lahan dengan air kemih.
7.
SistemEndokrin
a.
Kelenjar Himosife
Kelenjar himofise adalahsuatu kelenjarendokrin yang terletak di dasartengkorak, di dalamfosahipofisetulangspenoid. Kelenjar himofise memegang peranan penting dalam sekresi hormon dari semua organ-organ endokrin karena hormon-hormon yang dihasilkannya dapat mempengaruhi aktifitas kelenjar lainnya.
Kelenjar himofise adalahsuatu kelenjarendokrin yang terletak di dasartengkorak, di dalamfosahipofisetulangspenoid. Kelenjar himofise memegang peranan penting dalam sekresi hormon dari semua organ-organ endokrin karena hormon-hormon yang dihasilkannya dapat mempengaruhi aktifitas kelenjar lainnya.
b.
Kelenjar Tiroid
Kelenjar tiroid terdiri atas 2 belah yang terletak di sebelah kanan batang tenggorok diikat bersama oleh jaringan tiroid dan yang melintasi batang tenggorok di sebelah depan. Kelenjar tiroid merupakan kelenjar yang terdapat di dalam leher bagian depan bawah, melekat pada dinding pangkal tenggorok.
Kelenjar tiroid terdiri atas 2 belah yang terletak di sebelah kanan batang tenggorok diikat bersama oleh jaringan tiroid dan yang melintasi batang tenggorok di sebelah depan. Kelenjar tiroid merupakan kelenjar yang terdapat di dalam leher bagian depan bawah, melekat pada dinding pangkal tenggorok.
F.
Pengertian Paru-Paru dan Jantung
beserta Cara Kerja
1. Paru-paru
Paru-paru adalah organ pada sistem pernapasan (respirasi) dan
berhubungan dengan sistem peredaran darah (sirkulasi) vertebrata yang bernapas
dengan udara.Fungsinya adalah menukar oksigen dari udara dengan karbon dioksida
dari darah.Prosesnya disebut "pernapasan eksternal" atau
bernapas.Paru-paru juga mempunyai fungsi nonrespirasi.Istilah kedokteran yang
berhubungan dengan paru-paru sering mulai di pulmo-, dari kata
Latin pulmones untuk paru-paru.
Paru-paru dibagi dua:
a. Paru-paru
kanan terdiri dari tiga lobus, lobus pulmodekstra superior, lobus media, dan
lobus inferior. Paru-paru kiri, terdiri dari dua
lobus, pulmo sinistra lobus superior dan lobus inferior. Tiap-tiap
lobus terdiri dari belahan yang lebih kecil bernama segmen.
b. Paru-paru kiri
mempunyai sepuluh segmen, yaitu lima buah segmen pada lobus superior, dan lima
buah segmen pada inferior. Paru-paru kanan mempunyai sepuluh segmen, yaitu lima
buah segmen pada lobus superior, dua buah segmen pada lobus medial, dan tiga
buah segmen pada lobus inferior. Tiap-tiap segmen ini masih terbagi lagi
menjadi belahan-belahan yang bernama lobulus.
Diantaralobulussatudengan yang lainnya dibatasi oleh jaringan ikat yang berisi pembuluh darah getah bening dan saraf, dalam tiap-tiap lobulus terdapat sebuah bronkeolus.Di dalam lobulus, bronkeolus ini bercabang-cabang yang disebut duktus alveolus. Tiap-tiap duktus alveolus berakhir pada alveolus yang diameternya antara 0,2 – 0,3 mm.
Letak paru-paru di
rongga dada datarannya menghadap ke tengah rongga dada/kavum mediastinum.Pada
bagian tengah terdapat bagian tampuk paru-paru yang disebut hilus. Pada
mediastinum depan terdapat jantung. Paru-paru dibungkus oleh selaput yang
bernama pleura. Pleura dibagi menjadi dua.Pleura visceral (selaput dada pembungkus),yaitu selaput paru
yang langsung membungkus paru.
Pleura parietal, yaitu selaput yang melapisi
rongga dada luar.
Antara kedua pleura ini terdapat ronggga (kavum) yang disebut kavum pleura. Pada keadaan normal, kavum pleura ini hampa udara, sehingga paru-paru dapat berkembang kempis dan juga terdapat sedikit cairan (eksudat) yang berguna untuk meminyaki permukaan pleura, menghindari gesekan antara paru-paru dan dinding dada sewaktu ada gerakan bernafas.
Antara kedua pleura ini terdapat ronggga (kavum) yang disebut kavum pleura. Pada keadaan normal, kavum pleura ini hampa udara, sehingga paru-paru dapat berkembang kempis dan juga terdapat sedikit cairan (eksudat) yang berguna untuk meminyaki permukaan pleura, menghindari gesekan antara paru-paru dan dinding dada sewaktu ada gerakan bernafas.
2. Cara Kerja
Paru – paru
Paru-paru berfungsi sebagai penyuplai
oksigen bagi tubuh kita, dan ia bekerja secara otomatis. Ketika tubuh bekerja
keras, paru-paru akan bekerja lebih cepat. Sebaliknya, ketika tubuh dalam
keadaan santai, paru-paru juga bekerja dengan lebih pelan.
Manusia menghirup udara untuk mendapatkan oksigen, namun tidak semua udara yang dihirup dapat digunakan oleh tubuh, karena udara tercampur dengan berbagai jenis gas.Pada waktu kita bernapas, paru-paru menarik udara dari ruang tenggorokan.Saat dihembuskan, rangka tulang rusuk tertarik ke arah dalam, dan diafragma di bawah tulang rusuk bergerak ke atas.Ketika paru-paru mengecil, udara yang ada di dalam kantung udara sedikit demi sedikit terdorong ke luar melalui batang tenggorokan.
Manusia menghirup udara untuk mendapatkan oksigen, namun tidak semua udara yang dihirup dapat digunakan oleh tubuh, karena udara tercampur dengan berbagai jenis gas.Pada waktu kita bernapas, paru-paru menarik udara dari ruang tenggorokan.Saat dihembuskan, rangka tulang rusuk tertarik ke arah dalam, dan diafragma di bawah tulang rusuk bergerak ke atas.Ketika paru-paru mengecil, udara yang ada di dalam kantung udara sedikit demi sedikit terdorong ke luar melalui batang tenggorokan.
3.
Pengertian Jantung
Jantung (bahasa Latin, cor) adalah sebuah rongga,
rongga organ berotot yang memompa darah lewat pembuluh darah oleh kontraksi
berirama yang berulang.Istilah kardiak
berarti berhubungan denganjantung,
dari kata Yunani cardia untuk jantung.Jantung
adalah salah satu organ manusia yang berperan dalam sistem peredaran darah.
Bagian-bagian dari jantung :
Ukuran
jantung manusia kurang lebih sebesar kepalan tangan.Jantung adalah satu otot
tunggal yang terdiri dari lapisan endothelium.Jantung terletak di dalam rongga
torakik, di balik tulang dada.Struktur jantung berbelok ke bawah
dansedikitkearahkiri.
Jantung hampir sepenuhnya diselubungi oleh paru-paru, namun tertutup oleh selaput ganda yang bernama perikardium, yang tertempel pada diafragma.Lapisan pertama menempel sangat erat kepada jantung, sedangkan lapisan luarnya lebih longgar dan berair, untuk menghindari gesekan antar organ dalam tubuh yang terjadi karena gerakan memompa konstan jantung.
Jantung dijaga di tempatnya oleh pembuluh-pembuluh darah yang meliputi daerah jantung yang merata/datar, seperti di dasar dan di samping.Dua garis pembelah (terbentuk dari otot) pada lapisan luar jantung menunjukkan di mana dinding pemisah di antara serambi & bilik jantung.
Jantung hampir sepenuhnya diselubungi oleh paru-paru, namun tertutup oleh selaput ganda yang bernama perikardium, yang tertempel pada diafragma.Lapisan pertama menempel sangat erat kepada jantung, sedangkan lapisan luarnya lebih longgar dan berair, untuk menghindari gesekan antar organ dalam tubuh yang terjadi karena gerakan memompa konstan jantung.
Jantung dijaga di tempatnya oleh pembuluh-pembuluh darah yang meliputi daerah jantung yang merata/datar, seperti di dasar dan di samping.Dua garis pembelah (terbentuk dari otot) pada lapisan luar jantung menunjukkan di mana dinding pemisah di antara serambi & bilik jantung.
4. Cara Kerja Jantung
Pada
saat berdenyut setiap ruang jantung mengendur dan terisi darah (disebut diastol). Selanjutnya jantung
berkontraksi dan memompa darah keluar dari ruang jantung (disebut sistol).Kedua serambi mengendur dan
berkontraksi secara bersamaan, dan kedua bilik juga mengendur. Darah yang
kehabisan oksigen dan mengandung banyak karbondioksida (darah kotor) dari
seluruh tubuh mengalir melalui dua vena berbesar (vena kava) menuju ke dalam
atrium kanan. Setelah atrium kanan terisi darah, ia akan mendorong darah ke
dalam ventrikelkanan melaluikatuptrikuspidalis.
Darah dari ventrikel kanan akan dipompa melalui katup pulmoner ke dalam arteri pulmonalis menuju ke paru-paru. Darah akan mengalir melalui pembuluh yang sangat kecil (pembuluh kapiler) yang mengelilingi kantong udara di paru-paru, menyerap oksigen, melepaskan karbondioksida dan selanjutnya dialirkan kembali ke jantung.
Darah yang kaya akan oksigen mengalir di dalam vena pulmonalis menuju ke atrium kiri. Peredaran darah di antara bagian kanan jantung, paru-paru dan atrium kiri disebut sirkulasi pulmoner karena darah dialirkan ke paru-paru.
Darah dalam atrium kiri akan didorong menuju ventrikel kiri melalui katup bikuspidalis/mitral, yang selanjutnya akan memompa darah bersih ini melewati katup aorta masuk ke dalam aorta (arteri terbesar dalam tubuh). Darah kaya oksigen ini disirkulasikan keseluruh tubuh, kecuali paru-paru dan sebagainya.
Darah dari ventrikel kanan akan dipompa melalui katup pulmoner ke dalam arteri pulmonalis menuju ke paru-paru. Darah akan mengalir melalui pembuluh yang sangat kecil (pembuluh kapiler) yang mengelilingi kantong udara di paru-paru, menyerap oksigen, melepaskan karbondioksida dan selanjutnya dialirkan kembali ke jantung.
Darah yang kaya akan oksigen mengalir di dalam vena pulmonalis menuju ke atrium kiri. Peredaran darah di antara bagian kanan jantung, paru-paru dan atrium kiri disebut sirkulasi pulmoner karena darah dialirkan ke paru-paru.
Darah dalam atrium kiri akan didorong menuju ventrikel kiri melalui katup bikuspidalis/mitral, yang selanjutnya akan memompa darah bersih ini melewati katup aorta masuk ke dalam aorta (arteri terbesar dalam tubuh). Darah kaya oksigen ini disirkulasikan keseluruh tubuh, kecuali paru-paru dan sebagainya.
BAB
III
PENUTUP
A. Simpulan
1. Contoh
anatomi tubuh manusia yang ada di dalam tubuh manusia memang sangat banyak dan
mempunyai kegunaan masing-masing. Itu juga yang membuat manusia semakin
mengerti tentang proses, cara kerja. Contohnya cara kerja paru-paru yang
berguna untuk mempompa darah dari bilik kiri dan bilik kanan. Bilik kanan
disebut juga dengan vena dan bilik kiri
disebut dengan arteri. Selain itu jantung juga berbentuk runjung yang letaknya terbalik juga
sebagaiorgan vital, jika manusia tidak mempunyai jantung maka manusia akan
mati. Dan masih banyak lagiu organ tubuh manusia beserta kegunaannya.
2. Hal-hal
yang perlu dari contoh anatomo tubuh manusia yang ada di PP IPTEK dalam menjaga
anatomi tubuh manusia.
Hal tersebut
diantaranya dengan menjaga organ tubuh saat kita sakit karena kalau organ yang
ada didalam tubuh kita tidak dijaga maka organ tubuh kita akan rusak. Maka dari
itu kita harus mulai merawatnya dari sekarang.Pepatah mengatakan kalau sehat
itu mahal harganya.
B.
Saran
1. Dengan
memerhatikan anatomi tubuh manusia kita bisa mengetahui bahwa dalam tubuh kita
terdapat organ-organ yanga sangat penting. Maka dari itu kita harus menjaga
agar tidak terderang penyakit
2. Melalui
adanya kegiatan karya wisata ke objek wisata tentunya berkaitan erat dengan
ilmu Anatomi Tubuh Manusia. Itu akan sangata baik bagi perkembangan mental
generasi muda di Indonesia. Kecintaan terhadap anatomi diharapkan akan semakin
tebal .semoga kegiatan karya wisata ini bisa membuat generasi muda menjadi
semakin kreatif, inovatif, serta dapat menambah wawasan dan pengalaman.
DAFTAR PUSTAKA
Aninyarini, Atikah, dkk. 2008. Bahasa
Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX.
Jakarta:
Penerbit
Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
Anderson, Paul D. 2008.
Anatomi & Fisiologi Tubuh Manusia.Jakarta
: EGC.
Campbell, Neil A dkk. 2004. BIOLOGI. Jakarta: Erlangga.
Sarwana, Suyatman. 2008. IPA
TERPADU IX. Jakarta: Pusat Perbukuan, Depdiknas.https://www.google.com/search?q=susunan+anatomi+tubuh&ie=utf-8&oe=utf-8&aq=t&rls=org.mozilla:id:official&client=firefox-a&channel=fflbhttps://www.google.com/search?q=pengertian+manusia&ie=utf-8&oe=utf-8&aq=t&rls=org.mozilla:id:official&client=firefox-a&channel=fflb
https://ppiptek.ristek.go.id/media.php?id=328&module=detailberita
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Jantung Paru-paru Bola Mata
Telinga Kulit Rongga
Mulut
Lambung Otak Sumsum Belakang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar